18 9 / 2014

working for a purpose, not for an applause :)

14 9 / 2014

Saat bersedekah terbaik adalah saat kita mengalami krisis keuangan. 

- Sang guru

10 9 / 2014

This is my very-first time meeting with my supervisor again after my thesis-judgement day, then…

me: “Asalamualaikum sir, may i……”

my supervisor: “walaikumsalam, no no tika i won’t make you cry again

                         i just want to take take care of you know haha”

me: “hehe, i won’t do that again, i won’t cry again sir” (smiling)

Those conversations reminds me of the moment several time ago, the “epic” part of my Skripsweet story. Never cross in my mind that i can reach until this part, the end of the story. I’ve been crying for a long time at that time. It feels so hard to keep struggle and tough. But Allah never bring you this way without any purpose. 

Thanks sir, thanks to teach me about the real-challanging life. Nothing great income without any hard effort, we have to pay something with another thing. Those littres of tears teach me how to be strong, how to start something back from zero point, how to be thankful in every part of my life, no matter how hard it is. 

Everything happens for a reason. But your task is find that reason, and you’ll be happiest man in this world. 

Fabiayyi alaa irabbikumaa tukazzibaan ?

 :)

09 9 / 2014

Libatkan semua prioritas, ideologi, amanah, dalam memilih apa yang akan kau capai. 

Cita-cita bukan hanya ego diri semata, ini tentang kita dengan tanggungjawab kepadaNya, ini tentang kita dan ummat, ini tentang cita-cita besar kita bersama. 

Orientasi diri, ambisi, dan anggapan mereka sudah bukan saatnya menjadi latar belakang dari keputusan masa depan yang kita ambil. 

Then the question is..

Masihkah kau egois dalam bermimpi?

#selfreflection 

02 9 / 2014

"Nothing fabulous comes from something so so."

#random

02 9 / 2014

Sesungguhnya dasar keimanan itu adalah nurani yang menyala, dasar keikhlasan itu adalah hati yang bertakwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat. 

#selfreminder #rpim

02 9 / 2014

rharainydays:

Imam Ibnul Qayyim berkata: “Akar dari kesalahan itu ada tiga. Pertama, kesombongan. Itulah yang menyebabkan iblis mengalami apa yang ia alami. Kedua, keserakahan, dan itulah yang mengeluarkan Adam dari surga. Ketiga, kedengkian, dan itulah yang menjadikan salah satu anak Adam membunuh saudaranya….

01 9 / 2014

"Di dunia ini, dari banyaknya jumlah manusia, hanya sedikit mereka yang sadar. Dan dari sedikit yang sadar itu, hanya sedikit yang ber-Islam. Dari mereka yang ber-Islam, jauh lebih sedikit yang berdakwah. Dari mereka yang berdakwah, jauh lebih sedikit lagi yang berjuang. Dari sedikit yang berjuang, jauh lebih sedikit yang bersabar. Dan dari sedikit yang bersabar, hanya sedikit saja mereka yang sampai akhir perjalanan."
~Hasan Al-Banna~

Repost dari status salah satu teman. Seperti pengingat diantara waktu-waktu ini. Ya hanya sangat sedikit orang bersabar dan bertahan memikul amanah kebaikan dipundaknya. 

Itulah alasan mengapa kau tak boleh bertanya lagi. “Kapan saya boleh istirahat, bisa hibernasi setelah kemaren ga tidur2”, “kapan bisa leha-leha, kan saya udah ga kuliah”. Dan semakin terasa berat beban itu setelah pergantian status itu terjadi. 

Jannah itu mahal, tak cukup hanya dengan ibadah untuk diri sendiri. Hanya orang-orang yang sedikit itulah yang layak menerimanya dengan cuma-cuma. All you have to do is be patient till your time is over. Be strong, Allah with you!

Berbuatlah hingga kelelahan itu lelah bersamamu, bergeraklah hingga kejenuhan itu jenuh bersamamu. 

#selfreminder 

19 8 / 2014

titik ini membuat mu sadar bagaimana memulai semuanya dari awal 

titik ini membuat mu tau bagaiman caranya bangkit 

titik ini membuat mu bersyukur bahwa seburuk apapun keadaanya, kamu masih punya Allah. 

19 7 / 2014

Saya suka berjalan malam hari sendiri, melihat atap dunia yang bernamakan langit. Ini bukan karena saya suka dunia astronomi, sejujurnya bahkan saya kurang paham tentang hal itu. Hanya saja, saya selalu terpesona dengan salah satu makhluk ciptaanNya itu. 

Begitu tinggi, dan terlihat begitu misterius. Saya selalu penasaran dengan ujung dari ketinggian langit malam. Entahlah, di situ kah Arsy-Nya terletak? Sepeti apa limit dari langit itu, bagaimana lapisannya? Begitu seksama saya melihatnya, dan seribu pernyataan muncul dibenak saya. 

Kita tak pernah tau apa yg ada dibalik lapis langit ketujuh. Bahkan jika dengan kecanggihan teknologi secanggih apapun langit lapis pertama pun belum tentu kita kuasai. 

kita tak pernah tau ujung-ujung dari bingkai langit. Bahkan dengan pesawat tercanggih pun tak akan mungkin bisa menyusurinya. 

Yang kita bisa hanya menerka dengan teori-teori keilmuan kita. Yang kita bisa hanya berhipotesis dengan batas akal kita. Yang kita bisa hanya menganalisis dengan batas fantasi dan imajinasi spatial yang kita punya. 

Seperti hidup, yang begitu misterius. Berlapis-lapis takdir yang saling menutupi takdir lainnya. Kita tertawa hari ini, mana tahu besok kita menangis tersedu-sedu. Kita terpuruk hari ini, mana tahu besok kita berdiri penuh kebanggaan. 

Seperti hidup yang tak pernah kita tahu batas limitnya, yang tak pernah bisa kita ukur dimana ujungnya. Entah besok, atau bulan depan, atau tahun depan akhirnya. Yang bisa kita lakukan hanya melakukan amal terbaik semaksimal kapabilitas yang kita miliki. 

Karena Hidup seperti langit, indah, misterius, dan tak terketahui ujungnya. 

Saya ga tau tulisan macam apa ini, jadi sebut saja mawar! 

:)