Posted 5 days ago
No, You don’t have to be that “Cool” person.
All the things that you need is, be a 100% you. And take a role with yours.
Just believe everyone is awesome, but not everyone can see it.
#Randomthought #Me
Posted 5 days ago
Posted 6 days ago

Keep calm, ga usah cemas, besok cuma UN.
Satu dari sekian banyak fase hidup “panjang” kita. Ga perlu ngorbanin kejujuran dan hati nurani, cuma untuk sebagian kecil dari kehidupan kita ini.

Justru disini lah tantangannya.
Lebih takut dapet nilai jelek atau mempertanggungjawabkan kecurangan kita sama Allah nanti?

I know you can do it, even without cheat.

Lil’ notes for you my lil’ bro, Sholahuddin assyamil.
Posted 1 week ago

Ya Rabb, aku malu.

Ya Rabb aku malu jika ku ingat kisah-kisah Nabi-nabi dan RosulMu, yang tak pernah lelah menyiarkan agamaMu pagi dan malam, kemana saja waktuku habis? 

Ya Rabb aku malu jika disandingkan dengan wanita-wanita mulia penggenggam FirdausMu, Aisyah ra, Khadijah ra, Sumayyah, Asma, dan wanita-wanita lainnya. Yang tak pernah takut dengan apapun yang menghalanginya demi tegaknya dakwah ini. Bahkan dengan cacian dan perkataan orang lain pun aku sudah ragu… 

Ya Rabb aku malu jika melihat bocah-bocah penghafal qur’an di Palestina sana. Mereka sudah menghafal 30 juz al-qur’an dalam usia rata-rata 7 tahun. Bagaimana dengan hafalanku? Mempertahankannya saja sulit apalagi menambahnya… 

Ya Rabb aku malu jika melihat segelintir orang yang begitu hebat, yang begitu luas pemikirannya, yang begitu memikirkan banyak kepentingan orang lain, yang begitu banjir pujian dari orang lain tapi begitu rendah hati dan tawwadu. Sedangkan aku, baru dipuji/dikagumi sedikit saja sudah merasa tinggi… 

Ya Rabb aku malu jika melihat sebagian dari hamba-hambMu yang begitu banyak berkorban untuk agamaMu dan negeri ini. Mereka korbankan segalanya untukMu, waktu, tenaga, harta, keluarga bahkan nyawanya. Sedangkan aku baru berbuat sedikit saja sudah merasa besar.

Ya Rabb aku malu dengan amalanku yang begitu sedikit, jiwaku yang begitu sempit, pengorbananku yang begitu pelit, waktuku yang terlalu banyak terbuang sia-sia. 

Begitu tak ada apa-apanya diri ini jika disandingkan dengan orang-orang Hebat di luar sana, dengan para Sahabat dan shahabiyah, apalagi dengan para Nabi dan Rasul Mu Ya Rabb. 

Tak ada satu celah pun diri ini untuk merasa Bangga dan Besar, jangan biarkan ada setitik kesombongan itu terbesit di hati ini. 

Biarkan rasa malu ini senantiasa menghiasi cela demi cela yang ada. 

Ya, aku hanya berhak malu pada Mu, yang senantiasa tanpa henti memberikan nikmatMu pada ku. Meski hanya sedikit yang bisa ku persembahkan untukMu 

ya Rabbi… 

Posted 1 week ago

Titik Jenuh.

Ada satu titik dimana rasanya kau muak dengan segala hal, ingin sejenak menghentikannya, dan ingin segera mengakhirinya. Ya titik itu bernama Titik Jenuh. 

Seperti saat ini, ketika jemari ini lebih memilih untuk membuka hal lain selain makhluk menjenuhkan itu (sebut saja skripsi). 

Teorinya, mengeluh itu tidak boleh, inget orang tua, jangan leha-leha ayo cepet lulus, dan bla bla bla 

but, it just a theory, no effect. 

Kembali aku mengingat, ada apa denganku ya Allah. Tidak hanya dg hal itu, amanah ku, waktuku, aktivitasku. Hampir semuanya “Molor”. Kubuka lagi catatan amalan harianku, ada yang melemah. Ini kah sumbernya? 

Ternyata benar, ruhiyah yang sehat memberikan energi untuk tiap langkah di hari-hari mu. 

Redefine your goal Tika!!

Posted 4 months ago
Saya senang mendengar ceritamu, bisa jadi ini caraNYa memberikan sebuah pelajaran berharga untuk ku :))
tempat perjuangan melawan diri sendiri, KPAD
Posted 4 months ago

Alasan mengapa perempuan harus punya “Menejemen Waktu” yang baik!

Berawal dari sebuah percakapan singkat antara ibu dan anak.

ibu: “Ka udah sempet diurus belum ……nya?”

anak: “Belum mi, belum sempet. padet banget sekarang-sekarang ini harus ngurus ini itu”

ibu: “Sibuk ngurus apa sih ka, anak ga punya suami ga punya” 

anak: “Glek” 

ibu: “kalo sekarang pas masih single aja udah keteteran ngurus ini itu, gimana nanti kalo udah punya keluarga. Nanti kalo kita udah ga sendiri akan lebih banyak lagi amanahnya, bukan hanya soal diri kita. Harus ngurus suami, anak, rumah, belum lagi amanah diluar, di masyarakat, apalagi kalo nanti kita bekerja harus bagi waktu dengan pekerjaan. Perempuan itu harus harus pinter bagi waktu diluar dan di dalam rumah, kalo sekarang dengan amanah kuliah dan organisasi aja udah keteteran gimana nanti. Coba belajar dari sekarang” 

anak : *Speechless, ga tau harus ngomong apalagi* 

Dan ceramah setara 3 sks itupun berakhir.

Yes mom, i aware know. Bagi waktu itu penting, apalagi buat perempuan. Kita akan jadi seorang menejer nantinya. Dan segala teori-teori diatas yang kau ajarkan itu bukan hanya sebuah teori semata, tapi juga apa yang ku lihat di depan mata. Meski kau punya segudang amanah diluar, dan kau juga bekerja, tetapi sarapan pagi dan secangkir teh tak pernah luput di meja. Selarut apapun kau pulang, selelah apapun yang kau rasakan, selalu kau sempatkan untuk menemaniku belajar, mendongengkan kisah-kisah sahabat sebelum aku dan adik-adik ku tidur. Ah jadi rindu masa kecil. 

You always be my favorite women in this world, and i wanna be like you someday. 

Kiss hug for you from here. 

your daughter. 

Posted 5 months ago

Hai November! Apa kabar mu?

Ada satu statement yang membuatku mulai sadar betapa singkatnya waktu ku tersisa untuk menginjak kampus ini. Dan rasanya menyedihkan.

Di pojok gedung kokoh bernama JICA, ada pesta kecil bertabur mangga. Dan sang pemilik pun berkata…

"Ya semoga "pesta" mangga ini menjadi momentum sendiri ya buat kita. Musim mangga kan hanya setahun sekali, dan biasanya disekitar bulan November ini, sepertinya ini pesta mangga terakhir, karena bulan November depan Insya Allah kita udah masing-masing" 

jleb. Hai tika, don’t you realize it? ini bulan terakhir bersama-sama keluarga kecil mu, IPSE 2010. 

Keluarga kedua yang akan tetap jadi keluarga selamanya. Masih haru biru rasanya mengingat bulan november november lalu, saat masih muda. Saat masih semangat menginjakan kaki kemana. 

Tibalah part akhir november dari kebersamaan kita, bagaimana dengan kabar November depan? 

mungkin sudah banyak hal berbeda, mungkin memang sudah bukan saatnya bersama, masih banyak yang perlu kita cari dan tapaki. 

Hai November selanjutnya, sudah siapkah engkau jadi saksi kesuksesan kita???

-Mid night, tempat perjuangan, KPAD Bandung-

Posted 5 months ago

An “Angel”

Ada yang membuatku semakin jatuh cinta saat “terjebak” disini. Entah apa, tapi rasanya begitu beruntung jika terjebak ditempat seperti ini. Persaudaraan yang hangat, yang tak luput untuk saling mendoakan, saling menasehati dalam kebaikan, saling menanyakan keadaan, saling percaya satu sama lain, bukankah ini terlalu manis untuk sebuah jebakan?

Masih lekat rasanya tawa renyah saat menginap bersama, masih terngiang teriakan tulus saat aksi untuk mengabdi, masih tergurat jelas jerih yang kalian rasakan saat berada di titik terlelah, walaupun kuatlah pilihan akhirnya. 

Meski lelah, tapi rasanya begitu cepat waktu bergulir hingga tak terasa kini kita sudah dipenghujung akhir.

Aku hanya tak membayangkan setelah ini, setelah Desember ini. Saat kita mulai kembali menapaki jalan kita masing-masing. Mungkin banyak yang akan sibuk dengan skripsinya, dengan hidupnya, dengan karirnya, dengan kelulusannya, dengan pasangan hidupnya (mungkin), tak ada yang tak mungkin bukan?

Memang sesuatu itu mulai terasa berharga saat kita mulai merasa kehilanganya. Salam hangat dari ku para Calon bidadari syurga …

tetap berjuang, tetap mengabdi dimanapun kita berada nanti, apapun jadinya kita nanti.. 

semoga persaudaraan ini kekal hingga syurga Ilahi.

(Teruntuk Cabisyur BEM REMA UPI 2013) 

Posted 5 months ago
Mandiri itu membuatmu kuat, mengurangi kesempatan untuk merepotkan orang lain. Berdiri sendiri itu perlu, mengurangi kecenderungan untuk bergantung pada orang lain. Bagaimana mau meringankan beban orang lain kalau berpijak pada kaki sendiri saja tidak mampu!
#me